Selasa, 27 Agustus 2013

Bismillahirrahmannirrahim
Saya membuat tulisan ini berawal dari nostalgia beberapa tahun silam...saat itu saya merasakan kegundahan, kerisauan, kegalauan yg teramat sangat. 

Diam sejenak,, Memandang ke depan, mau jadi apa saya ini ke depannya. Selama ini saya hanya sibuk dengan mengejar prestasi, mengikuti perkembangan mode, sibuk menguruskan badan, dan kesibukan "aneh" lainnya. Selama menjalani kesibukan tsb saya sering merasa tidak pernah puas dan hati gelisah. MEngapa saya tidak bahagia?? Apa yg salah dengan diri saya??pertanyaan itu tersebut kerap kali menghantui hari-hari saya selama beberapa bulan sejak pengukuhan menjadi bagian dari keluarga mahasiswa di salah satu fakultas di universitas hasanuddin makassar. Tiba-tiba teringat dengan sebuah nasihat  dari seorang abang yang sangat berjasa pada masa-masa awal menjadi anak perantau di kota besar tanpa sanak saudara, namanya Abang X begini nasihatnya: "pandai-pandailah berkawan di fakultasmu, hedonitas sangat kuat di lingkunganmu itu,bnyak aliran2, dan sebaiknya kamu tarbiyah". Nasihat yang entah mengapa sangat terekam dalam memori. kemudian....memori saya menggarisbawahi dan mem bold kata "TARBIYAH". apa iitu?? sepertinya berbau agama. Rasa ingin tahu tak berhenti sampai di situ. saya bertanya ke mbak saya krena waktu itu saya menganggap beliau paling mantab soal agama. Ternyata tarbiyah itu sama dengan LIQO.Ooo Liqo itu tidak asing bagi saya sejak SMA, tapi saya adalah orang paling awam masalah liqo. waktu itu saya menganggap liqo adalah ngumpul2, bahas materi agama, dan saling memberi nasihat. Sejak tau Tarbiyah = Liqo...tunggu... Oia sebelum lanjut, saya mau cerita sesuatu, sebenarnya saya sangat fans sama mbak saya, jilbabnya rapih panjang menutup dada, pakai kaos kaki, perilakunya baik, lembut, cerdas pula. Nah krena nge fans inilah, akhirnya saya tertarik ingin Liqo, karena saya yakin, Liqo telah mengubah mbakku menjadi bidadari :D
Akhirnya saya menemukan sarana Liqo, melalui sebuah organisasi di fakultas saya. 
Materi pertama adalah Ma'rifatullah. artinya mengenal Allah. MAteri yang awalnya saya anggap enteng saja. materi dimulai dengan sebuah games. Nah gini gamesnya...saya dan teman-teman liqo disuruh menahan napas selama 5 detik, kmudian di tambah menjadi 10 detik, begitu seterusnya hingga kami "ngos2an". Sang kk murobbiah menjelaskan hikmah dari games tsb. "Bayangkan jika Allah mencabut oksigen dari bumi, niscaya semua makhluk akan musnah dalam sekejap, maka nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan"...JLEEEPPPPP....iya juga yah...seketika itu hati saya perih, dada saya sesak, kemudian saya beristigfar. Sang kk murobbiah melanjutkan materi. Dan ini sedikit ringkasan saya mngenai ma'rifatullah:

Ma'rifatullah artinya mengenal Allah, caranya???melalui kitab(mentadaburi ayat2nya) dan melalui ciptaanNya
tapi koq masih ada orang yang tak ber Tuhan ya??
ternyata utk mengenal ALLAH salah satu syaratnya  yaitu tidak sombong..karena kesombongan akn menutup pintu hidayah. 
Manfaat ma'rifatullahi, adalah hmm,,sama nih dengan sebuah pepatah, "tak kenal maka tak sayang", nah kalau mau disayang Allah, maka kenallah ALLAH dulu. Memangnya kalau dah di syang Allah knp?? maka apa sih yang gak buat seorang hamba yang di sayang oleh Tuhannya??? cie2..
(tb2 saya senyum2 sendiri dalam majelis sambil mmbuat ringkasan ini) 
Cling cling cling....seperti diterpa angin sepoi, merasuk dalam dada, ber osmosis ke dalam setiap sel2 tubuh,,,ademmmm...alhmdulillah,,,inilah yg dinamakan kenikmatan...

kemudian saya bertanya kpada murobbiah saya, knp slama ini, saya mrasa tidak tenang dalam mnjalani hdup padahal kalau di liat, khidupan saya penuh dengan kenikmatan. 
kemudian murobbiah saya mnjawab " itu karena anti blm mengenal Allah sepenuhnya, jika anti mngenal Allah lebih dalam, maka anti akan mnjadikan Allah sebagai TUJUAN UTAMA dalam setiap rutinitas anti, artinya, anti tidak mnghrapkan apapun kecuali Ridha dan Cinta Allah untuk anti".
JLEPPPP.....iya,,,benarr...sangat benar apa kata murobbiah saya..saya merasa begitu menyesal ats sgala ke sia2an dalam hidup selama ini, saya hanya mngejar prestasi di depan guru, dan orang tua..bukan mengejar prestasi di hadapan ALLAH. saya hanya sibuk memikirkan selain Allah...Ohh Rabb,,,mengiris,,,tapi lebih lega karena telah saya temukan jawaban atas pertanyaan " Apa yg salah dengan diri saya shingga saya tidak bahagia??" telah terjawab....Yupss...saya salah karena belum mengenal Sang Khalik, Allah, dengan baik...Astgfrullah...
 Hari-hari setelah hari pertama saya ikut Liqo, terasa lebih bahagia, setiap pekan saya semakin ingin mengenal Allah. Materi2 liqo seperti makna syahadat serasa seperti angin segar bagi kehidupan saya selanjutnya. saya mulai memperbaiki diri. mulai dari jilbab yang lebih tebal kainnya dari yang biasanya...:)
yayaya pelannnn tapi pasti...
hari demi hari, kegalauan semakin menghilang...tapi saya merasa masih ada yang kurang dari kualitas amalanku setiap harinya..hingga suatu hari mbak saya memberi nasihat kurang lebih seperti ini, " kualitas amalan seseorang berbanding lurus dengan kualitas shalatnya". Sejak saat itu, saya mencoba memperbaiki shalat2 saya.
Yaa, Shalat selalu disepelekan...selalu di akhir wktu, slalu terburu-buru...pantesan aja kebahagiaan blm sempurna...
hmm ini kali ya yang disebut HIDAYAH....masyaAllah...
Aku bahagia dengan mengenal Allah:D
ehem..
Secuil bait ini, ku harap bisa mencuri perhatianMu...
Rabb, betapa indah nikmat keimanan yang aku rasakan saat ini
Nikmat syukur, nikmat sabar, nikmat ingin berjihad di JalanMU
Smg nikmat ini Engkau curahkan karena Engkau mencintaiku
Rabb, aku tak sepantas baginda Rosulullah dan para syuhada untuk menjadi kekasihMu
Namun, bukannkah berharap padaMu adalah sesuatu yang TAK SIA2??
Rabb...Jangan tinggalkan aku, Cukuplah ENGKAU bagiku...